Tolak Perempuan Kulit Hitam, Restoran Prancis Dituduh Bersikap Rasis

  • Whatsapp
Ilustrasi : Seorang perempuan kulit hitam makan di restoran - www.freepik.com

PARIS – Restoran Manko yang berada di Paris, Prancis harus menghadapi penyelidikan lantaran diduga melakukan tindakan rasis kepada tiga pengunjung perempuan berkulit hitam. Penjaga yang melarang masuk tiga perempuan tersebut mengaku bahwa dirinya mendapatkan arahan dari manajer restoran yang berlokasi di sekitar Champs-Elysees tersebut.

Seperti dilansir dari South China Morning Post, sebuah video di TikTok yang menggambarkan tiga perempuan berkulit hitam dilarang masuk sebuah restoran menjadi viral. Seorang penjaga pintu yang bekerja di restoran tersebut mengatakan bahwa dia diberitahu untuk menolak masuk pelanggan yang berkulit non-putih.

Bacaan Lainnya

“Mereka langsung mengatakan kepada saya ‘Anda seharusnya tidak membiarkan banyak orang Afrika masuk. Anda seharusnya tidak membiarkan banyak orang dari Maghreb (Afrika Utara) masuk’,” tutur sang penjaga kepada televisi BFM pada Senin (24/7) waktu setempat. “Arahan ini berasal dari manajer dan saya hanya mengikuti kebijakan.”

Dalam video tersebut, digambarkan bahwa tiga perempuan ditolak masuk dengan alasan mereka tidak mengenakan ‘pakaian malam’, meskipun jelas terlihat bahwa ketiganya memakai gaun dan sepatu berhak tinggi. “Kami memakai pakaian malam! Ini lelucon… Apa yang harus saya pakai?” ujar salah satu dari mereka, sambil menambahkan bahwa itu adalah ‘pengalaman rasisme pertamanya’.

Restoran bertema Peru langsung menyangkal kebijakan rasis dan telah meminta maaf kepada tiga perempuan tersebut, yang merekam pengalaman mereka pada 16 Juli 2022 lalu dan mempostingnya di TikTok. “Ketika saya mengetahui hal ini, saya sangat marah karena seperti semua orang, saya menemukan gambar-gambar ini dan saya bertanya pada diri sendiri ‘apa yang terjadi?’,” kata manajer restoran, Tony Gomez, kepada BFM.

Meski demikian, Kantor Kejaksaan tetap membuka penyelidikan pada hari Jumat (22/7) atas kemungkinan kasus diskriminasi rasial. Sebelumnya, pada tahun lalu, L’Avenue, sebuah brasserie yang terletak di area yang sama dengan Paris, dituduh memiliki kebijakan diskriminatif untuk menolak pesanan dari pelanggan asal Arab, Afrika, atau pengguna kerudung.

Pos terkait