Taktik Baru, Kenapa Rusia Mundur dari Kherson?

  • Whatsapp
Tentara Ukraina Terlihat di Wilayah Kherson Saat Rusia Menarik Mundur Pasukannya (Sumber : www.theguardian.com)

Moskow – Kherson adalah salah satu kawasan strategis yang terletak di antara Semenanjung Krimea yang diduduki Rusia dan bagian timur. Namun, bukannya malah menjaga tersebut, pasukan tentara Rusia justru mundur. Ini membuat lawannya bertanya-tanya, kenapa Rusia mundur dari Kherson?

Mundurnya Rusia mungkin berarti akhir dari tujuan Moskow mencapai Odessa dan lebih jauh ke barat daya Ukraina. Selama berabad-abad, Sungai Dnieper adalah bagian dari jalur perdagangan kuno yang membentang antara Laut Mediterania hingga Laut Baltik, juga dianggap sebagai perbatasan Rusia kuno dan Barat. Di modern, sungai ini memisahkan bagian barat dari bagian timur yang dihuni banyak orang Rusia.

Bacaan Lainnya

Tidak mengherankan jika menyeberangi sungai di Kherson memiliki makna simbolis bagi pasukan Rusia. Bagi beberapa orang Rusia, penyeberangan Dnieper juga berarti mempertahankan mimpi menciptakan kembali Rusia kuno pada masa Tsar yang dianggap sebagai negara tersebut.

Namun dalam beberapa hari terakhir, pasukan Rusia perlahan mundur dari posisi mereka di pusat Kota Kherson, yang terletak di tepi barat sungai di Kherson, memaksa analis militer untuk menebak-nebak niat Rusia. Kherson, wilayah strategis, membentuk jembatan darat antara Semenanjung Krimea yang diduduki Rusia.

“Melihat situasi operasi taktis saat ini, masuk akal bagi Rusia untuk berkumpul kembali di sisi timur sungai,” kata Andreas Krieg, seorang analis pertahanan dalam TRT World. “Ini adalah tempat mereka memiliki lebih banyak kemampuan memasok senjata dan menciptakan posisi pertahanan yang lebih baik.”

Komandan militer baru Rusia Sergei Surovikin, memerintahkan pasukan Rusia mundur dari ibukota regional untuk mempertahankan kendali atas Kherson. Rusia menyadari bahwa dalam jangka panjang, pusat Kota Kherson mungkin akan mendapat kecaman hebat. Ini akan membuat pasukan militer Rusia sulit bertahan karena dikepung pasukan Ukraina.

“Namun, ini juga bisa membuat pasukan kesulitan mempertahankan kota dan bergerak melawan pertahanan Rusia,” kata Kreig. “Meskipun begitu, Rusia tidak menyebut kata mundur. Mereka menyebutnya pengelompokan ulang. Mereka mungkin hanya menggali di bagian timur sungai dan menciptakan posisi pertahanan yang lebih berkelanjutan.”

Kreig tidak berpikir bahwa penarikan Rusia dari Kherson bisa menjadi langkah mundur taktis, karena akan sulit bagi mereka untuk kembali ke bagian barat wilayah Kherson dalam keadaan saat ini. Bahkan di Moskow, beberapa orang kuat Rusia seperti Yevgeniy Prigozhin, yang memimpin kelompok tentara bayaran Wagner, tampaknya menyadari bahwa mundurnya pasukan Rusia dari Kherson tidak dapat digambarkan sebagai langkah kemenangan bagi Rusia. 

“Namun, mundurnya pasukan militer Rusia dari Kherson sebagai upaya Rusia menyeimbangkan hasil, supaya tidak kehilangan banyak tentara dan tidak kalah perang,” kata Abdullah Agar, seorang analis militer Turki. “Ini juga supaya Rusia tidak harus menghadapi kehilangan banyak logistik.”

Pos terkait