Kenaikan Tarif Listrik 1.300 VA dan 2.200 Tidak Berlaku Untuk UMKM

Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah menetapkan kenaikan tarif listrik golongan 1.300 VA dan 2.200 VA per 1 Desember 2015. Namun, kenaikan tarif listrik ini tidak berlaku untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN, Bambang Dwiyanto, menjelaskan, pengenaan tariff adjusment tidak untuk yang menggunakan listriknya untuk kegiatan industri kecil atau bisnis UMKM dengan daya 1.300 VA dan 2.200 VA. Menurutnya, pengenaan tarif tersebut tersebut hanya untuk pelanggan rumah tangga.

Bacaan Lainnya

“PLN juga telah memperkirakan, penerapan tariff adjustment bagi rumah tangga tidak akan membebani masyarakat,” jelasnya. “Kalau ada pelanggan 1.300 VA sampai 2.200 VA untuk bisnis, industri kecil, atau home industry, masih diberikan subsidi.”

Sebelumnya, kebijakan menaikkan tarif listrik golongan 1.300 VA dan 2.200 VA dilakukan untuk menyesuaikan nilai kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Selain itu, laju inflasi dan harga minyak dunia juga turut memengaruhi kebijakan ini.

Meski begitu, masih ada beberapa pengusaha UMKM yang mengeluhkan kenaikan tarif listrik ini. “Kenaikan tarif listrik untuk golongan 1.300 VA dan 2.200 VA membuat pemakaian listrik membengkak. Bisa-bisa omzet saya turun,” keluh penjahit pakaian “Ella Tailor”, Ella.

Keluhan serupa diutarakan pemilik industri tas rumahan “Rahayu” di Banyumanik, Dewi Puji Rahayu. “Dengan kenaikan tarif listrik ini, omzet saya kemungkinan bisa turun hingga 20%,” katanya.

Pos terkait