Desain Kompak & Bertenaga Baterai, Ini Harga Ventilator Hamilton C2

  • Whatsapp
Desain Ventilator Hamilton C2 - (www.omnia-health.com)
Desain Ventilator Hamilton C2 - (www.omnia-health.com)

Ventilator adalah alat yang berfungsi untuk menunjang atau membantu pernapasan pasien. Ventilator kerap digunakan oleh pasien yang tidak dapat bernapas sendiri, baik karena penyakit atau karena mengalami cedera yang parah. ini bermanfaat untuk membantu pasien tetap memperoleh asupan oksigen yang cukup. Ada bermacam-macam merek ventilator yang kerap digunakan di rumah sakit, salah satunya ventilator Hamilton C2. Alat ini harga banderolnya cukup mahal.

Di beberapa toko alkes (alat kesehatan) yang ada di Indonesia, harga ventilator Hamilton C2 berkisar antara Rp525 jutaan hingga Rp686 jutaan, tergantung di mana lokasi pembelian. Harga ventilator Hamilton C2 dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Selain itu, harga ventilator Hamilton C2 yang berlaku di setiap tempat bisa saja berbeda-beda, tergantung dari penawaran pihak penjual.

Bacaan Lainnya

“The Hamilton-C2 dirancang untuk memberikan dukungan pernapasan untuk neonatus, bayi, pediatri, dan orang dewasa. Karena yang ringkas, built-in baterai dan turbin ultra-tenang, ventilator ICU pasien ini bisa menemani Anda di mana-mana di dalam rumah sakit. Dilengkapi dengan cockpit ventilasi, maka Hamilton-C2 menyediakan persis informasi yang Anda butuhkan dan membantu Anda berfokus pada apa yang penting,” kata salah satu penjual alkes.

Ventilator Hamilton C2 dilengkapi fitur tambahan etCO2 untuk mengukur kadar karbondioksida. Selain itu, ventilator ini memiliki mode conventional hingga advance, invasive dan non-invasive, yang mempunyai kemampuan mobilitas yang maksimum. Dengan bentuknya yang compact, Hamilton C2 sangat cocok digunakan untuk transport intra-hospital.

Desainnya yang luar biasa dan spesifikasi yang mumpuni rupanya berhasil membuat ventilator Hamilton C2 memperoleh penghargaan Medical Design Excellence Award dari Cannon Communications. Dengan baterai built-in dan berat kurang dari 9,5 kg, C2 dapat menemani pasien di mana saja di dalam rumah sakit, terlepas dari sentral dan pasokan listrik.

“Sangat menyenangkan melihat HAMILTON-C2 diakui tidak hanya oleh desain, tetapi juga oleh para profesional medis,” ujar Ravi Sawhney, pendiri dan CEO RKS selaku pengembang alat kesehatan Hamilton, seperti dilansir dari Dexigner.

Pos terkait