Oleh-oleh Khas Pacitan, Harga Tahu Tuna Pak Ran Ramah di Kantong

Tahu Tuna Pak Ran (Sumber : ksmtour.com)

Bisnis kuliner seperti camilan olahan tahu memang disukai oleh banyak kalangan. Oleh sebab itu produk Tahu Tuna Pak Ran begitu laris-manis di pasaran. Dengan produk yang relatif terjangkau, pusat tradisional asal Kabupaten Pacitan, Jawa Timur ini kabarnya berhasil meraup omzet hingga jutaan rupiah.

Tahu Tuna Pak Ran diproduksi oleh UD Eza Mandiri. Lokasinya tidak jauh dari kawasan Pantai Teleng Ria, tepatnya di Jl. WR Supratman No. 08, Kriyan, Sidoharjo, Kecamatan Pacitan. Tahu Tuna Pak Ran diminati karena cita rasanya yang lezat. Tak heran jika banyak yang membeli kuliner satu ini untuk dijadikan oleh-oleh. “Hari biasa rata-rata Rp5 juta, akhir pekan bisa mencapai Rp10 juta,” ujar salah satu karyawan, Wahyu Sri Utami, seperti dilansir dari TimesIndonesia.

Bacaan Lainnya

Uut menjelaskan, rasa yang dari Tahu Tuna Pak Ran ini terletak pada kualitas bahan yang digunakan. Konsistensi rasa itu kabarnya dijaga sejak tahun 2009 silam, sehingga tak membuat para pelanggan kecewa. “Terutama kualitas dari bahan tanpa ada pengawet, juga terbuat dari pilihan ikan tuna segar dari laut Pacitan,” bebernya.

Walaupun rasanya enak dan kualitas terjamin, Tahu Tuna Pak Ran masih ramah di kantong. Produk ini dijual paling mahal hanya Rp13 ribu per bungkus isi 10 biji. Ada banyak pilihan produk yang ditawarkan, mulai dari otak-otak, dimsum, bakso, tuna bakar, pempek, dan sebagainya. “Paling mahal frozen dan tahu tuna Rp13 ribu per bungkus. Jenis olahan di sini ada 27 macam, harga mulai Rp7 ribu, Rp8 ribu dan Rp9 ribu saja,” ujar Uut.

Sementara itu, penjaga toko Tahu Tuna Pak Ran bernama Vivi menjelaskan bahwa seluruh produk olahan ikan tuna tidak mengandung bahan yang membahayakan kesehatan. Sajiannya tetap segar karena disimpan di lemari es khusus. Dengan demikian, konsumen tinggal memilih jenis produk yang diinginkan. “Kalau di suhu ruang bisa bertahan 24 jam. Nah, beda jika disimpan di freezer bisa sampai 3 bulan,” ucap Vivi.

Pos terkait