Harga Patek Philippe Termahal di Dunia, Hanya Crazy Rich yang Kuat Beli

  • Whatsapp
Jam Tangan Patek Philippe - (YouTube: Watchfinder & Co.)
Jam Tangan Patek Philippe - (YouTube: Watchfinder & Co.)

Pasar jam tangan mewah memang begitu terbatas, karena menyasar kalangan atas saja. Meski demikian, segmen ini dikenal sangat royal karena rela mengeluarkan uang berapapun demi membeli jam tangan dengan harga termahal. Selain menyangkut gaya, jam tangan mewah bagi kalangan atas biasanya berkenaan dengan status sosial mereka. Ada beberapa merek jam tangan mahal yang kerap diburu kolektor, salah satunya Patek Philippe.

“So far, Richard Mille di urutan teratas. Berikutnya Patek Philippe dan Audemars Piguet,” kata Anton Lim, pendiri Jakarta Watch Exchange (JWE), seperti dilansir dari Detik. Sebagai informasi, Patek Philippe adalah salah satu pembuat jam tertua di dunia asal Swiss yang masih beroperasi sampai saat ini. Brand ini mempunyai reputasi sebagai pembuat jam tangan yang cantik, kompleks, dan tentunya mewah.

Bacaan Lainnya

Lantas, apa seri jam tangan Patek Philippe di dunia? Rupanya predikat tersebut dipegang oleh Patek Philippe Grandmaster Chime Ref. 6300A-010. Arloji tersebut kabarnya terjual dengan harga 31,19 juta atau sekitar Rp400 miliar di Jenewa pada 2019 lalu. Gelar “Grandmaster” sengaja diberikan karena itu diklaim sebagai jam paling rumit yang pernah dibuat oleh Patek Philippe.

Walaupun Patek Philippe pernah membuat arloji Grandmaster Chimes seri lain, tetapi Grandmaster Chime Ref. 6300A-010 disebut sebagai satu-satunya jam tangan yang dibuat dengan casing dari material baja. Jam tangan ini sepenuhnya dibuat dengan tangan dan dihiasi banyak tekstur dan sentuhan akhir yang berbeda. Oleh sebab itu, banyak kolektor jam tangan mewah yang menilai bahwa harga fantastis dari Grandmaster Chime Ref. 6300A-010 memang sebanding dengan kualitasnya.

Walaupun jam tangan mewah mungkin tampak seperti sebuah investasi yang menguntungkan, Anton mengingatkan bahwa tak semua jam cocok dijadikan sebagai instrumen investasi. “Pastinya sesuatu yang diburu orang, akan punya value lebih. Itu baru masuk kategori jam tangan long-term investment. Kalau untuk jangka pendek, cari jam yang benar-benar Anda suka dan dipakai bikin perasaan happy,” tandas Anton. Nah, jika Anda punya uang berlebih, apakah Anda tertarik memiliki jam tangan mewah?

Pos terkait