Produk Penyedap Rasa Favorit, Harga Miwon 1 Kg Mulai Puluhan Ribu Rupiah

  • Whatsapp
Penambahan Penyedap Rasa Makanan - (www.nbcnews.com)
Penambahan Penyedap Rasa Makanan - (www.nbcnews.com)

Penambahan micin atau penyedap rasa (MSG) pada makanan sudah menjadi hal yang umum di Indonesia. Meski pemakaiannya masih mengundang kontroversi, nyatanya sampai sekarang brand MSG ternama seperti Miwon masih dijual bebas di pasaran dan digunakan oleh banyak konsumen. Produk penyedap rasa Miwon tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari sachet, kiloan, hingga per karung. Harga Miwon 1 kg hanya berkisar puluhan ribu rupiah.

Di pasaran online, harga Miwon 1 kg dijual antara Rp32 ribu sampai Rp 51 ribuan per bungkus. Harga Miwon 1 kg dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Selain itu, harga Miwon 1 kilo yang berlaku di setiap tempat bisa saja berbeda-beda, tergantung dari promo atau penawaran pihak penjual.

Bacaan Lainnya

Tak hanya penyedap rasa, PT Miwon sejak beberapa waktu lalu telah berupaya untuk melakukan diversifikasi produk. Bahkan, pabrikan yang berbasis di Gresik ini juga mengembangkan tepung jagung (corn starch) dan sweeteners (pemanis). Sebagai informasi, selama ini produk monosodium glutamate (MSG) menguasai sekitar 85% penjualan Miwon. Sisanya merupakan kemasan (flexible packaging) dan sejumlah produk lain.

Menurut Presiden Direktur PT Miwon Lim Duk Jin, permintaan pasar terhadap corn starch dan sweeteners rupanya cukup besar. Bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga untuk pasar ekspor. Corn starch digunakan untuk industri makanan olahan seperti mi dan roti. Sedangkan, sweeteners digunakan oleh industri sebagai pengganti gula tebu atau sukrosa.

“Market luar negeri yang potensial, antara lain, Filipina, Vietnam, dan Korea,” kata Lim Duk Jin, seperti dilansir dari JPNN. Adapun produksi corn starch Miwon mencapai 86 ribu ton per tahun dan high fructose 72 ribu ton per tahun. “Kami masih mengandalkan bahan baku jagung impor. Namun, secara bertahap, kami akan menggunakan jagung lokal,” bebernya.

Sementara itu, Factory Director Miwon Suratman menuturkan, beroperasinya pabrik di Gresik dapat mengubah komposisi penjualan dari total omzet perusahaan Miwon. Produksi corn starch dan sweetener diperkirakan bisa berkontribusi sekitar 40 persen dari total omzet. “MSG masih mendominasi,” pungkasnya.

Pos terkait