JAKARTA – Kunyit yang selama ini dikenal masyarakat Indonesia adalah yang berwarna kuning, terkadang jingga, dan lebih sering digunakan sebagai bumbu memasak. Nah, selain varian tersebut, ternyata juga ada kunyit hitam yang dipercaya dapat membantu meredakan gangguan pilek dan batuk. Untuk memudahkan konsumsi, sudah banyak yang menawarkan kunyit hitam dalam bentuk ekstrak, salah satunya Black G Nutrima dari Mardi yang dijual dengan harga mulai 90 ringgit atau setara Rp306 ribu, belum termasuk ongkos kirim.
Dilansir dari situs resminya, Mardi Black G merupakan produk hasil kajian Mardi tentang kunyit hitam yang dilaporkan memiliki banyak manfaat baik untuk kesehatan. Diklaim sudah terdaftar secara resmi di Kementerian Kesihatan Malaysia dan mendapatkan izin halal dari JAKIM, kunyit hitam Mardi dikatakan mengandung antioksidan yang tinggi, dapat meningkatkan daya tahan tubuh, serta mampu membantu pengobatan penyakit jantung dan mengontrol gula dalam darah.
Mardi Black G sekarang tersedia dalam bentuk kapsul dan cairan. Untuk produk Mardi Black G kapsul, dijual dengan harga mulai 120 ringgit atau sekitar Rp408 ribuan, harga yang sama berlaku untuk Black G Liquid Plus. Sementara itu, apabila Anda menelusuri sejumlah online shop, ada yang menawarkan ekstrak kunyit hitam Mardi dengan harga 90 ringgit, tetapi belum termasuk ongkos kirim.
Konsumen perlu berhati-hati karena ada produk kunyit hitam Mardi yang juga ditawarkan oleh Volten. Menurut pihak Mardi, produk kunyit hitam dari Volten yang bernama DR4 tersebut tidak memiliki hubungan apa-apa dengan mereka. “Mardi hanya memiliki kerja sama dengan Black G Sdn. Bhd. dalam menghasilkan produk makanan dan kesehatan dari kunyit hitam,” tandas Mohd. Rashid Rabu dari Mardi.
Merujuk informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi DI Yogyakarta, kandungan kunyit hitam memang sangat beragam, termasuk kurkumin, desmetoksikumin, dan bisdesmetoksikurkumin. Kunyit hitam juga mengandung minyak atsiri yang merupakan gabungan dari keton sesquiterpen, turmeron, tumeon 60%, zingiberen 25%, felandren, sabinen, borneol, dan sineol.
Melansir Kontan, di India, kunyit hitam telah digunakan sebagai obat batuk dan pilek, pneumonia, demam, dan penyakit asma. Selain itu, juga dimanfaatkan untuk meredakan migrain dengan cara ditumbuk dan ditempelkan ke dahi. Sementara itu, di Indonesia, kunyit hitam, meskipun memang agak susah ditemukan, sudah dipakai untuk mengatasi nyeri perut dan penyakit batuk.