Mengandung Antibiotik, Ini Harga Kloramfenikol Tetes Telinga

  • Whatsapp
Kloramfenikol Tetes Telinga - (shopee.co.id)
Kloramfenikol Tetes Telinga - (shopee.co.id)

Infeksi telinga bisa menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Beberapa dokter mungkin akan meresepkan obat antibiotik tetes (drops) yang mengandung bahan aktif seperti Kloramfenikol. Obat telinga Chloramphenicol penggunaannya cukup praktis, karena hanya perlu diteteskan ke lubang telinga saja. Obat ini bisa dibeli dalam berbagai merek dagang di apotek dengan yang cukup terjangkau.

Chloramphenicol berfungsi untuk mengobati infeksi pada telinga. Chloramphenicol sendiri adalah antibiotik yang mempunyai spektrum luas, sehingga bisa digunakan untuk melawan infeksi dari berbagai jenis bakteri sekaligus. Misalnya, S. typhi, H. influenzae, E. coli, spesies Neisseria, spesies Staphylococcus dan Streptococcus, Rickettsia, dan kelompok organisme lymphogranuloma-psittacosis yang memang kerap menyerang dan menimbulkan penyakit pada manusia.

Bacaan Lainnya

Obat telinga yang mengandung zat antibiotik Kloramfenikol hadir dalam beberapa merek dagang. Misalnya saja Colme 8ml yang dijual dengan Rp65.340 per botol di Apotek K24, kemudian ada juga merk Erlamycetin Ear Drop 10ml seharga Rp12.487 per botol, hingga Chloramphenicol Erela 3% isi 5 ml seharga Rp12.766 per botol. Harga Kloramfenikol telinga dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Harga yang berlaku di setiap tempat juga berbeda-beda.

Sebelum menggunakan obat antibiotik Kloramfenikol telinga, pastikan Anda sudah memeriksakan diri terlebih dahulu. Pasalnya, Kloramfenikol termasuk golongan obat keras yang membutuhkan resep dokter untuk mengetahui dosis yang tepat.

“Obat telinga adalah jenis obat yang bisa digunakan untuk menghilangkan gangguan telinga. Jenis obat ini biasanya digunakan dalam jangka pendek dan tidak disarankan untuk pemakaian jangka panjang, kecuali telah dianjurkan oleh dokter,” kata dr. Putri Dwiyanti, seperti dilansir dari Jawapos.

Jika tidak digunakan dengan tepat sesuai dengan anjuran dokter, obat tetes telinga berpotensi menimbulkan beberapa efek samping, seperti infeksi jamur, eksim di lubang telinga, hingga risiko tuli. “Obat tetes pembersih telinga juga memiliki efek samping jika tidak digunakan sesuai anjuran. Jika terlalu banyak dan sering, obat pembersih telinga justru akan menimbulkan infeksi telinga. Infeksi ini mungkin disebabkan oleh adanya cairan obat pembersih yang tertinggal dalam telinga. Cairan obat pembersih yang tertinggal bisa menjadi tempat pertumbuhan bakteri yang selanjutnya membuat telinga Anda meradang,” pungkas dr Putri.

Pos terkait