Tergantung Provider & Pilihan Paket, Segini Kisaran Harga Bandwidth Internet

  • Whatsapp
Besar Bandwidth Internet Tergantung Provider & Pilihan Paket - www.megahub.id

Paket broadband internet umumnya dijual berdasarkan besaran bandwidth-nya. Bandwidth sendiri adalah saluran internet yang dialokasikan untuk setiap pengguna. Semakin besar bandwidth yang ditawarkan, maka harga paket internet tersebut akan semakin mahal pula. Bandwidth sedikit berbeda dengan kecepatan meskipun menggunakan satuan yang sama, yakni Mbps (Megabit per detik).

Bandwidth adalah maksimum data yang dapat ditransmisikan melalui koneksi internet, sedangkan kecepatan adalah tingkat di mana data/informasi maupun konten mencapai perangkat pengguna (tablet, laptop, smartphone, dan sebagainya) dari internet. Kecepatan aktual saat berselancar di internet biasanya lebih rendah dari bandwidth pengguna. Ada beragam faktor yang memengaruhi hal tersebut, mulai dari trafik internet hingga server website.

Bacaan Lainnya

Beberapa internet service provider (ISP) menyediakan dedicated bandwidth atau broadband bandwidth internet. Lantas, apa bedanya dua layanan tersebut? Pada dedicated bandwidth, bandwidth internet tidak dibagi dengan orang lain selain pengguna sirkuit fisik tersebut, sehingga kinerja dan keandalan konektivitas internet sangat tinggi. Sedangkan internet broadband bandwidth adalah jaringan internet bersama (shared network) yang dibagi dengan banyak pengguna di suatu daerah. Pada internet broadband bandwidth, kualitas koneksi internet biasanya lebih rendah.

Setiap ISP memasang harga paket internet yang berbeda-beda, tergantung besaran bandwidth-nya. Sebagai contoh, Jujungnet menawarkan paket home internet dengan bandwidth mulai 10 Mbps sampai 100 Mbps dengan harga kisaran Rp225 ribuan sampai Rp940 ribuan per bulan. Sementara itu, IndiHome dengan bandwidth antara 20 Mbps sampai 100 Mbps juga ditawarkan dengan tarif berlangganan mulai Rp275 ribu sampai Rp965 ribu per bulan.

Menurut Jamalul Izza, Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet (APJII), ada sejumlah komponen pembentuk tarif internet broadband, yakni ketersediaan infrastruktur, letak geografis, sampai perangkat pendukung lainnya. “Kalau kita lihat harga internet sekarang masih bisa dikatakan wajar dengan beberapa faktor komponen tadi. Tetapi, harga ini seiring berjalannya waktu bisa turun apabila ketersediaan semakin baik dan bagus,” kata Jamalul, seperti dikutip dari Kontan.

Seperti diketahui, sampai sekarang faktor geografis masih menjadi tantangan tersendiri untuk para provider internet. Pasalnya, mereka akan membutuhkan biaya yang cukup besar untuk dapat membangun internet di wilayah pelosok yang masih belum terjangkau layanannya.

Pos terkait