Kini Lebih Banyak Dipakai untuk Kandang Ayam, Berapa Harga Atap Nipah di Pasaran?

  • Whatsapp
Pemasangan Atap Daun Nipah - (YouTube: Dayad Adventure)
Pemasangan Atap Daun Nipah - (YouTube: Dayad Adventure)

Permintaan atap yang terbuat dari bahan dedaunan alami, seperti atap jerami, rumbia, atau daun nipah rupanya terus mengalami penurunan. Hal itu tak lain karena seiring dengan kemajuan zaman, masyarakat lebih menyukai atap hunian atau bangunan yang berasal dari material lebih kuat dan tahan bocor. Padahal, dari segi harga memang harga atap yang terbuat dari daun nipah jauh lebih ekonomis dari genteng pada umumnya.

Nipah sendiri merupakan sejenis tanaman palem (palma) yang tumbuh di lingkungan hutan bakau atau daerah pasang-surut dekat tepi laut. Tumbuhan ini juga dikenal dengan banyak nama lain seperti daon, daonan, buyuk, bhunyok, bobo, boboro, dan masih banyak lagi sebutan lainnya.

Bacaan Lainnya

Meski permintaan terus berkurang, nyatanya para perajin atap tradisional dari daun nipah di Kotawaringin Barat masih terus bertahan. Sejumlah perajin yang ada di Jalan Haji Muhammad Idris RT. 6 Kelurahan Kumai Hulu, Kecamatan Kumai tetap menggeluti usaha pembuatan atap nipah yang menjadi warisan budaya -temurun dari nenek moyang mereka.

Yayan, salah seorang perajin yang telah puluhan tahun bekerja menjadi pengrajin atap daun nipah mengaku masih bertahan karena hanya itu saja yang menjadi sumber penghasilannya. Yayan mengaku, untuk satu atap daun nipah, ia hanya membutuhkan waktu kurang dari 2 menit. Asalkan semua bahan, mulai dari daun nipah, nipah, dan lidi pengikatnya telah tersedia.

Dalam sehari biasanya para perajin mampu menghasilkan sekitar 100-150 atap daun nipah. Akan tetapi, perajin perempuan biasanya lebih terampil dan memiliki tingkat produktivitas lebih tinggi. “Biasanya ibu-ibu lebih banyak atap daun. Bahkan bisa sampai 150 atap,” jelas Yayan, seperti dilansir Borneo24.

Untuk urusan harga, di daerahnya sana rupanya harga satu atap nipah dijual hanya Rp1.000 per lembar, sedangkan per ikat yang berisi 10 atap dihargai Rp10 ribu. Sedangkan di pasaran online, harga atap nipah lebih mahal, berkisar mulai Rp4 ribuan per lembar.

Lantaran sudah jarang ada orang yang menggunakan atap daun nipah untuk rumah, saat ini permintaan terhadap atap nipah lebih banyak diperuntukkan sebagai atap kandang ayam. “Biasanya dipakai untuk atap kandang ayam, sekali pesan bisa 2.000 tergantung besar kandangnya,” katanya.

Pos terkait