Fitur Baru Google Meet Bisa Transkripsi Pelajaran ke Google Docs

  • Whatsapp
Google Meet - workspace.google.com
Google Meet - workspace.google.com

Jakarta – Aktivitas -mengajar saat ini mulai banyak dilakukan dengan cara daring atau online. Hal ini membuat berbagai platform dengan teknologi sangat dibutuhkan, termasuk Google Meet. Untuk menunjang sektor pendidikan, Google Meet merilis fitur baru yang bisa transkripsi pelajaran secara ke Google Document (Google Docs).

Untuk menggunakan fitur terbarunya, pengguna Google Meet harus mendaftarkan Google ke Workspace for Education Plus Google dan paket Teaching and Learning Upgrade. Setelah itu, pengguna dapat mengakses fitur Google Meet untuk fitur transkripsi otomatis. 

Bacaan Lainnya

Dokumen berbasis teks yang dihasilkan akan menghemat ruang penyimpanan dibandingkan dengan rekaman suara dan video. Tak hanya membebaskan para pengajar untuk menyimpan dokumennya, para pendidik juga bisa memberikan pelajaran sebelumnya kepada para siswa dengan mudah. 

“Hal ini diharapkan dapat membantu proses mengajar menjadi lebih praktis dan efisien,” kata Emma Roth, editor mingguan majalah The Verge. “Para siswa juga lebih mudah melakukan peninjauan, penelusuran, dan penerimaan pelajaran yang diberikan guru.”

Di sisi lain, untuk membuat aktivitas mengajar lebih mengasyikkan, Google telah memfasilitasi Google Meet dengan polling dan sesi tanya jawab. Ini bisa dilakukan secara streaming ketika kelas daring berlangsung.

Jangkauan streaming di Google Meet saat ini juga lebih luas, sehingga memungkinkan instansi pendidikan seperti sekolah untuk menggunakan Google Meet dalam berbagai macam keperluan. Pihak sekolah bisa menggunakan platform ini untuk rapat dewan sekolah. Tak hanya itu, Google Meet yang sekarang bisa tersambung dengan YouTube.

Untuk fitur Google Meet yang ini, Google memberi pengguna Workspace dua opsi jumlah audiens untuk membuat streaming langsung, yakni untuk 500 orang dan hingga 100.000 orang. Pembaruan ini akan memberi lebih banyak orang kesempatan untuk menonton. Apalagi, jika dihubungkan langsung ke YouTube, sehingga siapa saja bisa menonton, kecuali jika video dibuat untuk pribadi.

Sementara itu, di luar Meet, Google sudah merilis aplikasi Screencast baru yang diintegrasikan ke ChromeOS. Fitur ini adalah bagian dari update M103. Aplikasi tersebut memungkinkan guru untuk merekam, memotong, mentranskripsi, dan berbagi tampilan layar pelajaran. 

Selain itu, Screencast baru dari Google diklaim bisa memberikan peluang bagi para siswa untuk menonton ulang pelajaran dari Google Drive. Para peserta didik juga bisa menciptakan video mereka ketika mengikuti kelas dengan alat perekaman layar. Google menyebut bahwa guru juga dapat menggunakan Screencast untuk menggambar atau menulis di video, jika menggunakan Chromebook dengan layar sentuh.

Tak kalah canggih, untuk menunjang keefektifan Google Meet, Google turut menghadirkan update untuk Gmail, memungkinkan pengguna menambahkan alt-text pada gambar. Google berharap kemampuan ini membantu pengguna yang menggunakan pembaca layar.

Update tersebut bukanlah pembaruan besar, tetapi selaras dengan upaya untuk memperluas cakupan Google di ranah edukasi. Apalagi, sejak adanya aktivitas mengajar daring, jumlah pengguna Google Meet menjadi semakin meningkat.

Pos terkait