Comeback, Bus Macito Versi Terbaru Dongkrak Wisata Malang

  • Whatsapp
Bus Macito Versi Terbaru - (YouTube: PasarKita)
Bus Macito Versi Terbaru - (YouTube: PasarKita)

Pemerintah Kota Malang melalui rupanya membuat gebrakan di awal tahun 2022 dengan meluncurkan kembali bus New Malang City Tour (Macito) versi terbaru. Pertama kali diperkenalkan sejak masa pemerintahan Wali Kota Mochamad Anton, dengan tampilan terbarunya, bus Macito siap mengaspal di Kota Malang untuk digunakan lokal dan wisatawan secara gratis.

Bus yang didominasi warna biru tua ini terbilang cukup besar, dengan panjang 7,4 meter, lebar 2,1 meter, dan tinggi 3,1 meter. Berbeda dengan awal peluncurannya, bus Macito sekarang tak lagi bertingkat meski tetap bergaya heritage. Bus berlogo singa ini mampu menampung lebih dari 20 orang. Tema yang diambil adalah skipping Kota Malang yang punya banyak gotik zaman kolonial Belanda.

Bacaan Lainnya

“Proses desain Macito tidak kami lombakan, tetapi menerima masukan. Bagaimanapun agar karakter Malang bisa masuk dengan bagus, sehingga menggambarkan Malang ini kota wisata,” ujar Wali Kota Malang, Sutiaji. “Setelah diresmikan ini, kita lihat dulu respons masyarakat. Tidak menutup kemungkinan tahun depan akan ditambah 2 sampai 3 Macito.”

Sutiaji melanjutkan, hingga kini belum memungkinkan untuk memperbaiki Macito yang lama karena terbentur izin dari pusat. Kabarnya, satu unit bus Macito terbaru menghabiskan anggaran Rp1,08 miliar. Jadi, kalau bus Macito yang lama direnovasi, butuh biaya Rp800 juta. “Sepertinya tidak memungkinkan karena sampai detik ini juga belum dapat izin,” ujarnya.

Sementara itu, perancang Bus Macito, Barlian Nasution, tidak menyangka perancangan kendaraan ini terbilang singkat karena membutuhkan waktu 19 hari saja. Armada dilengkapi dengan tulisan ‘Het Dorado van East Java’ yang berarti ‘Dorado dari Timur’ di sisi samping bus sebagai nama baru Kota Malang. Bus Macito juga memakai bahan khusus, sehingga daya tahannya diperkirakan bisa mencapai 20 tahun anti keropos. “Kalau mobil (bus Macito) ini jalan sekitar 20 km per jam. Kalau hujan juga aman dan (airnya) tidak akan masuk,” beber Barlian.

Kepala Kota Malang, Heru Mulyono, juga menegaskan, bus Macito yang saja diluncurkan dijamin bisa beroperasi dan layak jalan untuk mengangkut masyarakat berkeliling Kota Malang. Wisatawan dan masyarakat yang bus tidak akan dikenai biaya alias gratis. “Rute masih kami kaji. Kalau nuansa busnya retro seperti ini, kemungkinan bisa lewat Kayutangan Heritage,” ungkap Heru.

Pos terkait