Tergantung Dokter yang Menangani, Segini Kisaran Biaya Sunat di RS Hermina

Layanan sunat di RS Hermina (facebook: @RSHermina)
Layanan sunat di RS Hermina (facebook: @RSHermina)

Sunat atau khitan merupakan salah satu hal yang diwajibkan dalam agama bagi para pria. Selain itu, sunat juga diketahui baik untuk kesehatan karena bisa mencegah pada saluran kemih. Sunat atau sirkumsisi bisa dilakukan sejak bayi atau ketika masih anak-anak. Sunat pun bisa dilakukan di mana saja, termasuk di seperti RS Hermina. Biaya sunat di RS Hermina dipatok variatif, tergantung dokter yang menanganinya.

Sebagai gambaran, di RS Hermina Tangerang menawarkan paket sirkumsisi (sunat) anak dengan biaya sebesar Rp1.050.000 apabila dilakukan oleh dokter umum. Sedangkan sunat dengan dokter spesialis bedah tarifnya lebih mahal, yakni Rp3,5 juta.

Bacaan Lainnya

Kemudian, di RSU Hermina Kemayoran biaya sunat juga tak jauh berbeda, untuk sunat dengan dokter umum menggunakan bius lokal ditarik biaya Rp1,65 juta. Sedangkan sunat yang dilakukan oleh dokter bedah anak menggunakan bius lokal tarifnya Rp2,9 juta dan bila menggunakan bius umum harganya Rp3,6 juta. Biaya sunat tersebut bisa mengalami perubahan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Selain itu, biaya sunat yang berlaku di tiap cabang RS Hermina bisa saja berbeda-beda.

Beberapa orang tua mulai banyak yang mempertimbangkan untuk menyunat buah hati mereka sejak bayi karena alasan tertentu. Menurut dr. Muhammad Ibrahim dari Rumah Sunat RH Medika, Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, kelebihan sunat sejak bayi ada pada proses penyembuhan yang cenderung lebih cepat.

Pertama tentu saja karena tumbuh kembang bayi yang sedang pesat, sehingga mendukung proses kesembuhan anak. “Karena memang pada saat bayi, tumbuh kembangnya berlangsung dengan cepat, jadi proses recovery-nya juga lebih cepat,” terang dr Ibrahim, seperti dilansir dari Nakita.

Selain itu, percepatan kesembuhan anak juga terbantu dari asupan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupannya. “Ditambah dengan asupan gizi. Pastinya, untuk bayi dapat nutrisi yang paling baik dari ASI,” imbuh dr Ibrahim.

Kemudian, anak selama masih bayi juga cenderung minim gerak sehingga membantu proses kesembuhan bekas luka sunat. “Didukung juga dengan aktivitas bayi. Aktivitas bayi kan tidak sebanyak aktivitas anak-anak usia sekolah atau usia remaja,” katanya.

Meski demikian, risiko sunat bayi pada dasarnya juga sama dengan sunat anak maupun sunat dewasa, yakni adanya risiko pendarahan atau infeksi. “Risiko dan pendarahan ini memang tidak bisa dihindari, tapi bisa diminimalisir,” ungkap dr Ibrahim. Misalnya saja dengan tidak membuka balutan luka sunat anak selama 3-5 hari pasca-sunat. Kemudian, jangan sampai area kemaluan terkena air selama proses penyembuhan.

Pos terkait